Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi keagamaan murid melalui penyelenggaraan Ujian SMART Kepondokan. Agenda evaluasi berkala yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah ini diikuti oleh ratusan murid dengan tujuan mengukur ketercapaian kompetensi keagamaan dan pembiasaan ibadah harian. Melalui program unggulan ini, madrasah membina para murid agar tidak hanya unggul dalam pengetahuan umum, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan pemahaman syariat yang kuat.
Program SMART Kepondokan sendiri merupakan manifestasi dari kurikulum khas MIN 4 Jombang yang mengintegrasikan nilai-nilai pondok pesantren Darul ‘Ulum peterongan jombang ke dalam sistem pendidikan madrasah formal. Pembelajaran ini dirancang secara sistematis agar setiap murid memiliki pilar keagamaan yang kokoh sebelum menyelesaikan pendidikan dasar. Pelaksanaan ujian ini menjadi tolok ukur efektivitas pendampingan yang telah dilakukan oleh para ustadz dan ustadzah selama satu semester terakhir.
Materi pertama yang diujikan dalam skema evaluasi ini adalah Hafalan Al-Qur’an. Para murid diuji ketepatan tajwid, kelancaran hafalan, serta makhrajul huruf sesuai dengan target yang telah ditetapkan bagi masing-masing tingkatan kelas.
Selain hafalan Al-Qur’an, aspek Doa Yaumiyah juga menjadi materi krusial yang dinilai secara individual. Penilaian ini meliputi penguasaan berbagai doa harian, mulai dari doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum tidur Pengujian doa harian ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas sehari-hari murid senantiasa diiringi dengan nilai-nilai spiritual dan pembiasaan berzikir.
Aspek praktis keagamaan turut diuji secara mendalam melalui materi Thoharoh atau tata cara bersuci. Penguji menilai secara langsung penguasaan teori dan praktik wudhu serta tayamum yang benar sesuai dengan rukun dan sunnahnya. Penilaian bersuci ini menjadi prioritas utama madrasah mengingat Thoharoh merupakan syarat sah dari pelaksanaan ibadah sholat yang wajib dikuasai oleh setiap muslim sejak usia dini.
Rangkaian pengujian mencapai puncaknya pada materi Praktik Sholat, baik sholat fardhu maupun sholat sunnah. Dalam sesi ini, tim penguji mengamati secara cermat kesesuaian bacaan sholat, gerakan tumakninah, hingga ketertiban urutan rukun sholat yang diperagakan oleh para murid. Evaluasi yang ketat ini dilakukan untuk memastikan bahwa para murid tidak hanya sekadar hafal bacaan, tetapi juga mampu mengamalkan ibadah sholat secara sempurna dan penuh penghayatan.
Guna menjaga kelancaran dan objektivitas penilaian, panitia menyebarkan para peserta ke dalam beberapa majelis ujian yang didampingi oleh penguji. Setiap penguji memegang lembar penilaian terstandar yang mencakup ketepatan bacaan, kerapian gerakan, dan tingkat kepercayaan diri murid. Pendekatan ini dilakukan agar proses evaluasi berjalan transparan, terukur, dan mampu memberikan gambaran objektif mengenai perkembangan karakter keagamaan tiap murid.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan Ujian SMART Kepondokan ini, MIN 4 Jombang semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berdedikasi tinggi dalam melahirkan generasi qur’ani. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan ilmu dan kelancaran studi para murid. MIN 4 Jombang berkomitmen untuk terus mempertahankan tradisi keagamaan ini demi mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan berakhlakul karimah.












